Ustadz Muslim: “Hakim, Jangan Main-main dengan Amanah”
Nada lantang juga datang dari Ustadz Muslim Istiqomah, SSQ. Di hadapan media, ia mengingatkan para hakim agar memegang teguh amanah ilahi.
> “Kami mengingatkan PN dan majelis hakim agar bersikap adil, bijak, dan amanah. Jangan bermain dengan keadilan, karena jika kalian tidak adil, kalian akan menerima karmanya – dunia dan akhirat. Ingat, keadilan bukan milik yang kuat, tapi hak bagi yang benar,” tegasnya dengan nada penuh wibawa.
Aspirasi Diserahkan, Harapan Dinyalakan
Usai konferensi pers, perwakilan Aliansi diterima langsung oleh Ketua PN Sergai. Pertemuan berjalan kondusif dan penuh hormat.
Dalam kesempatan itu, Ustadz Muslim Istiqomah menyerahkan surat resmi permohonan pengalihan tahanan dari lapas menjadi tahanan luar.
> “Kami siap menjamin lima tersangka. Mereka bukan kriminal, mereka warga terhormat, tokoh masyarakat yang selama ini berbuat baik untuk lingkungannya. Surat ini kami buat, kami tanda tangani, dan kami serahkan langsung. Semoga ada nurani di ruang sidang itu,” ujar Ustadz Muslim seusai pertemuan.
Ketua PN menyatakan akan segera berkoordinasi dengan majelis hakim yang menangani perkara tersebut.
Harapannya, proses hukum berjalan sesuai nurani, bukan tekanan.
Kasus “Buah Naga” kini bukan lagi sekadar perkara hukum, tapi ujian bagi nurani keadilan di negeri ini.
Apakah hukum akan berpihak pada kebenaran, atau tetap tunduk pada kepentingan?
Waktu akan menjawab. Tapi hari ini, rakyat telah bersuara: keadilan tidak boleh disandera oleh kekuasaan.***












