TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI – Komando Pelaporan Bela Islam (KORLABI) mendesak Kapolda Sumatera Utara mengambil langkah tegas terhadap jajaran Polres Tebing Tinggi apabila dalam waktu 2 x 24 jam para tersangka kasus pengeroyokan terhadap tokoh agama dan aktivis di Kota Tebing Tinggi belum berhasil diamankan.
Desakan tersebut disampaikan Ketua KORLABI, Damai Hari Lubis, SH, MH, yang menilai penanganan kasus pengeroyokan itu harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurut Damai Hari Lubis, kepolisian harus menunjukkan komitmen dalam menegakkan hukum secara cepat, profesional, dan tanpa pandang bulu.
“Kami mendesak Kapolda Sumut untuk melakukan evaluasi terhadap Kapolres Tebing Tinggi apabila dalam waktu 2 x 24 jam para tersangka belum juga ditangkap. Negara tidak boleh kalah oleh pelaku kekerasan,” tegasnya,Sabtu(13/6/2026).
Minta Kapolri Ikut Monitor Penanganan Kasus
Selain mendesak Kapolda Sumut, KORLABI juga meminta Kapolri untuk ikut memantau langsung perkembangan kasus yang saat ini menjadi perhatian publik tersebut.
Menurut Damai Hari Lubis, pengawasan dari Mabes Polri diperlukan agar proses penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya dan tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, apabila terdapat indikasi lambannya penanganan perkara, maka pimpinan tertinggi Polri perlu memberikan perhatian khusus agar kasus tersebut segera dituntaskan.
“Kami meminta Kapolri untuk memonitor dan bereaksi tegas apabila memang ditemukan adanya sikap pasif atau lamban dalam penanganan perkara ini. Publik menunggu kepastian hukum,” ujarnya.
Kasus Pengeroyokan Jadi Sorotan
Kasus pengeroyokan yang menimpa Ustadz Muslim Istiqomah Sinulingga dan Muhammad Yusuf sebelumnya telah menuai perhatian berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan aktivis hukum.
Peristiwa tersebut dinilai bukan sekadar tindak kriminal biasa karena korbannya merupakan tokoh yang aktif menyuarakan berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan di Kota Tebing Tinggi.












