TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI–Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Serdang Bedagai, Ardiyansyah, S.Bns, menyerukan pentingnya meneladani nilai perjuangan para pahlawan bangsa.
Dengan tema “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, Ardiyansyah mengajak seluruh kader PKS serta masyarakat untuk memperkuat semangat kebangsaan.
Ia menilai, semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk membangun negeri.
Menurut Ardiyansyah, Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ia menegaskan bahwa pengorbanan para pahlawan harus menjadi inspirasi untuk melanjutkan perjuangan di era modern.
“Perjuangan para pahlawan tidak boleh berhenti di buku sejarah, tetapi diteruskan dengan kejujuran dan pengabdian,” ujarnya,Senin(10/11/2025).
Ardiyansyah menjelaskan bahwa pahlawan masa kini adalah mereka yang berkontribusi untuk kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa.
Ia menyebut semangat kepahlawanan kini dapat diwujudkan dalam melawan korupsi, kemiskinan, dan ketidakadilan sosial.
“Setiap orang memiliki peluang menjadi pahlawan di bidangnya masing-masing,” tegasnya.
Ia mencontohkan, guru yang tulus mendidik muridnya, petani yang bekerja keras menyediakan pangan, hingga tenaga medis yang berjuang di garis depan kesehatan.
Mereka adalah representasi nyata semangat kepahlawanan yang tak kenal lelah.
“Pahlawan sejati tidak menunggu dikenal, tetapi terus berbuat untuk kebaikan,” tambah Ardiyansyah.
Dalam konteks politik, Ardiyansyah menekankan agar kader PKS menjadi pejuang moral dan keadilan.
Ia mengingatkan agar seluruh kader menjunjung tinggi amanah dan memperjuangkan aspirasi rakyat dengan hati yang bersih.
“Menjadi kader PKS berarti siap berjuang untuk kemaslahatan umat dan keadilan sosial,” tuturnya.
Ardiyansyah juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan cita-cita kemerdekaan bangsa.
Ia berharap anak muda tidak melupakan sejarah perjuangan dan menghargai pengorbanan para pendahulu.












