ASAHAN, TERITORIAL24.COM – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melantik dan mengukuhkan Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (F-TJSLBU) atau Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Asahan masa bakti 2026–2031.
Pelantikan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (6/11/2026), berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-105-5-1 tanggal 6 November 2026.
Dalam sambutannya, Taufik mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
Menurutnya, Forum CSR memiliki peran strategis dalam mendorong kepedulian perusahaan terhadap pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap kepengurusan baru mampu mengoptimalkan program CSR secara berkelanjutan, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat kurang mampu, dan pembangunan infrastruktur.
Bupati juga menekankan pentingnya kontribusi perusahaan dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, investasi tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan pendapatan keluarga dan menekan angka kemiskinan.
Selain itu, perusahaan diharapkan memperhatikan kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Taufik menilai sinergi dunia usaha dan pemerintah juga diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan kepastian bagi investor dalam mengembangkan usahanya di Kabupaten Asahan.
“Melalui kebersamaan dan sinergi antara dunia usaha, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Asahan, kita dapat bersama-sama membangun Kabupaten Asahan sesuai dengan visi dan misi, yakni terwujudnya masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum CSR Kabupaten Asahan terpilih, Al Haris Nasution, mengatakan pihaknya segera menyusun program kerja jangka pendek dan jangka panjang sebagai langkah awal menjalankan organisasi.












