“Hendaklah engkau berjamaah, karena serigala akan menerkam domba yang terpisah dari kelompoknya.” (HR. Abu Daud).
Menurutnya, seorang Muslim yang beribadah sendirian lebih rentan terhadap godaan setan dibandingkan mereka yang beribadah bersama dalam komunitas yang kuat.
5. Memperbanyak Doa
Doa merupakan senjata utama seorang Muslim dalam menghadapi tantangan hidup.
Ustadz Muslim mengajak jamaah untuk senantiasa memohon keikhlasan, keteguhan, dan akhir kehidupan yang baik. Salah satu doa yang dianjurkan untuk meraih husnul khotimah adalah:
رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ
الْأَبْرَارِ . رَبَّنَا وَعَاتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا
يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Artinya: “Wahai Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami bersama orang-orang yang berbakti. Wahai Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul-Mu. Dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.”
Menutup Ramadan dengan Kebaikan
Ustadz Muslim mengajak umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas ibadah hingga akhir Ramadan.
Ia mengingatkan bahwa keberkahan Ramadan hanya dapat diraih oleh mereka yang istiqomah dalam menjalankan amalan baik.
“Jangan sampai kita hanya semangat di awal, tetapi melemah di akhir. Justru di penghujung Ramadan, kita harus lebih giat beribadah agar mendapatkan rahmat dan ampunan Allah,” pungkasnya.
Dengan mengamalkan lima prinsip tersebut, diharapkan umat Islam dapat menjaga semangat ibadah hingga akhir Ramadan dan meraih husnul khotimah.***












