Meski arus digitalisasi sudah mendominasi dan mempermudah sebagian besar mobilitas masyarakat, KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk tidak meninggalkan layanan konvensional demi menjaga prinsip keadilan akses bagi seluruh lapisan konsumen.
KAI Divre I Sumatera Utara masih menyediakan layanan loket penjualan tiket secara langsung yang tersebar di 15 stasiun strategis, mulai dari stasiun lintas Medan hingga Siantar, Tanjungbalai, dan Rantauprapat. Loket konvensional yang dijaga oleh petugas ini tetap melayani penjualan langsung maupun pembelian tiket paling lambat 3 jam sebelum keberangkatan kereta api.
Anwar mengatakan bahwa sinergi antara modernisasi teknologi dan layanan manual di stasiun merupakan strategi KAI dalam merawat inklusivitas bertransportasi.
“Masih tersedianya petugas di loket stasiun, berdampingan dengan masifnya penggunaan aplikasi Access by KAI serta fasilitas tiket box, adalah bukti nyata komitmen kami terhadap inklusivitas. KAI memastikan bahwa modernisasi teknologi tidak akan mengeliminasi akses bagi siapa pun.
Seluruh kalangan masyarakat, baik yang sudah fasih digital maupun yang masih membutuhkan pendampingan, tetap dapat menikmati layanan kereta api dengan standar kenyamanan yang sama,” tutup Anwar.(Anggi)












