Asahan - Tanjungbalai

“Membongak” Soal Pembongkaran Tembok Gang Setia, Wajah Plt Kasatpol PP Asahan Merah Padam Disemprot Warga

702
×

“Membongak” Soal Pembongkaran Tembok Gang Setia, Wajah Plt Kasatpol PP Asahan Merah Padam Disemprot Warga

Sebarkan artikel ini
Plt Kasatpol PP Asahan Budi Limbong bersama Kordinator dan Wakil Ketua Komisi B DPRD Asahan dalam pertemuan dengan warga korban penutupan ruas Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisaran Barat, Asahan di Aula Kantor Satpol PP Asahan, Selasa (18/11/2025).(gan).

TERITORIAL24.COM, Asahan- Wajah Plt Kasatpol PP Asahan Budi Limbong mendadak merah padam akibat disemprot warga terkait permasalahan pembongkaran tembok penutup Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisaran Barat, Asahan.

Peristiwa memalukan itu terjadi dalam pertemuan Kasatpol PP Asahan dengan warga korban penutupan gang tersebut yang berlangsung, di Aula Kantor Satpol PP Asahan, Selasa (18/11/2025).

Pertemuan yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Asahan yang juga Kordinator Komisi B Nazaruddin Marpaung dan Wakil Ketua serta anggota Komisi B DPRD Asahan itu, sejak awal sudah memanas.

Warga emosi, karena Budi Limbong terkesan sengaja “membongak” atau membohong terkait pembongkaran tembok setinggi 4,25 meter yang dibangun Yayasan Sekolah Maiteryawira tanpa Persetujuan Pendirian Bangunan (PBG) itu.

Padahal Budi Limbong lewat suratnya Nomor 300. 1.2.1/ 2775/Satpol PP/ XI/ 2025 tanggal 14 Nopember 2025 telah memutuskan akan melaksanakan pembongkaran tembok penutup ruas gang yang sejak puluhan tahun silam merupakan jalur alternatif lalu lintas warga dari Jalan Imam Bonjol menuju Jalan Pramuka Kisaran atau sebaliknya itu, hari ini, Selasa 18 Nopember 2025. Namun keputusan resmi Budi Limbong dan institusinya itu, terkesan sengaja dianulir mereka sendiri.

“Kami bukan membatalkan rencana pembongkaran tembok penutup gang itu. Namun dikarenakan berbagai pertimbangan, untuk sementara pembongkaran tembok itu untuk sementara kami tunda dahulu,” ujar Budi Limbong dalam pertemuan itu.

Jawaban mengambang Budi Limbong terkait permasalahan tersebut sontak mengundang emosi warga. Lewat kuasa hukumnya, Zulkifli SH dan Dian Marwa SH, warga langsung menyerang Plt Kasatpol PP itu. Tidak hanya menudingnya berperilaku seperti anak – anak dan plintat – plintut, juga menudingnya sebagai pembohong publik.

Kuasa hukum warga tersebut juga mengatakan, jawaban Budi Limbong itu tidak menyambung dengan persoalan tersebut dan menimbulkan kesan dirinya seperti memakan kembali kotoran yang sudah dibuangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *