Di hadapan Efi Irwansyah Pane MKM, warga memaparkan kejadian yang tidak seharusnya dilakukan pihak Satpol PP itu. Menyikapi pemaparan mereka, politisi Partai Golkar itu langsung mengambil sikap dengan meminta warga langsung mendatangi pihak Satpol PP dengan didampingi Komisi B.
Lembaga “Abal – Abal”
Dari informasi yang diperoleh teritorial24.com, jalan buntu yang terjadi dalam permasalahan pembongkaran tembok penutup Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisaran Barat, Selasa 18 Nopember 2025, disebut – sebut dampak dari sikap konyol Pemkab Asahan.
Karena Pemkab Asahan mengamini tuntutan segelintir orang yang mengaku dari Lembaga Gerakan Anak Sumatera Anti Kedzoliman (Gasak) untuk menggagalkan pembongkaran tembok yang dibangun pihak Yayasan Sekolah Maiteryawira itu dalam aksi unjuk rasa di Kantor Satpol PP dan Kantor Bupati Asahan, Senin (17/11/2025).
Tidak diketahui dasar dan alasan mengapa Pemkab Asahan tunduk dengan lembaga organisasi yang disebut – sebuat “abal – abal’ atau tanpa badan hukum itu. Bahkan juga terkesan memberikan ruang sebesar – besarnya kepada mereka untuk mematahkan perjuangan warga korban penutupan ruas gang wakaf masyarakat tersebut.
Kenyataan dari ulah konyol Pemkab Asahan itu terlihat saat teritorial24.com mengkonfirmasi permasalahan status lembaga tersebut kepada pimpinannya Nanda Erlangga. Bukannya memberikan keterangan pasti tentang status organisasinya. Lewat jaringan selularnya di nomor 0821 7994 xxxx, pria tersebut malah terkesan membanggakan diri dikarenakan dapat menggagalkan pembongkaran tembok yang sudah kurang lebih 2 tahun menjadi pemicu sengketa warga Gang Setia dengan pihak Yayasan Sekolah Maiteryawira itu.
“Intinya Satpol PP berhasil tidak membongkarnya, Bang,” tutur Nanda Erlangga kepada teritorial24.com menjawab pertanyaan apakah lembaga atau organisasi yang dipimpinnya itu benar hanya sebatas gerombolan, bukan organisasi resmi dan tidak berbadan hukum.
Sementara, apa yang dilakukan Pemkab Asahan dan Satpol PP kepada warga korban penutupan ruas gang itu, ternyata tidak membuat barisan warga itu langsung patah asa dan menghentikan perjuangannya. Mereka tetap bertekad tidak akan mundur dengan tetap terus melangkah bersama untuk melanjutkan perjuangan itu.(gan)












