TERITORIAL24.COM, BANDUNG — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan program magang nasional di industri dapat membuka peluang kerja bagi lulusan baru. Peserta yang menunjukkan kompetensi dan kinerja baik berpeluang direkrut menjadi karyawan oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang.
“Bagi perusahaan, mencari kandidat itu tidak mudah. Ketika peserta sudah berada di perusahaan selama enam bulan dan memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan, perusahaan tidak perlu mencari kandidat lain,” kata Yassierli saat meninjau program magang di PT Dirgantara Indonesia di Bandung, Kamis, 5 Maret 2026.
Menurut Yassierli, program magang memberikan keuntungan bagi peserta maupun perusahaan. Peserta memperoleh pengalaman kerja langsung di industri, sertifikat, uang saku, serta kesempatan membangun jejaring profesional.
Sementara itu, perusahaan juga memperoleh manfaat karena peserta magang dapat menjadi calon tenaga kerja potensial. Selain itu, uang saku peserta magang dalam program tersebut dibayarkan oleh pemerintah.
Yassierli mengatakan magang di perusahaan strategis seperti PT Dirgantara Indonesia memberikan pengalaman yang berbeda bagi lulusan perguruan tinggi. Berdasarkan hasil peninjauannya, sejumlah peserta magang bahkan sudah terlibat dalam proses perakitan akhir pesawat.
“Ini menunjukkan bahwa program magang dapat memberikan pengalaman nyata kepada lulusan baru untuk memahami proses kerja di industri,” ujarnya.
Ia meminta para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya agar siap memasuki dunia kerja setelah program magang selesai.
Yassierli juga mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang membuka kesempatan magang bagi lulusan perguruan tinggi.
Ia berharap semakin banyak perusahaan yang terlibat sehingga lebih banyak lulusan baru mendapatkan pengalaman kerja di industri.
Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia Dena Herdiana mengatakan perusahaan pada 2025 menerima 134 peserta magang yang terdiri atas 86 laki-laki dan 48 perempuan dari berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian.












