TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di kawasan jembatan Dusun XI Desa Sungai Parit, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu pagi, 6 Mei 2026.
Satu unit mobil minibus Toyota Avanza bernomor polisi BK 1269 ZI terjun ke sungai setelah diduga hilang kendali saat mendahului kendaraan lain. Dua orang di dalam kendaraan ditemukan meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di ruas jalan penghubung Kecamatan Dolok Masihul menuju Desa Firdaus.
Lokasi kecelakaan berada tepat di jembatan Desa Sungai Parit dengan kondisi jalan beraspal hotmix dan arus lalu lintas relatif sepi.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya mengatakan mobil Toyota Avanza tersebut dikemudikan Desi Ariyanti, 30 tahun, warga Dusun V Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah.
Di dalam kendaraan juga terdapat seorang penumpang, Mhd Wahyudi Ray, 28 tahun, warga Lingkungan VII Kampung Padang, Desa Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul.
Menurut Bringin, kendaraan datang dari arah Firdaus menuju Dolok Masihul.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan kehilangan konsentrasi ketika mencoba mendahului kendaraan lain yang melaju searah di depannya.
“Mobil diduga terlalu ke kanan saat mendahului sehingga terperosok dan memepet sisi jembatan, kemudian jatuh ke bawah sungai,” kata Bringin.
Akibat kecelakaan tersebut, mobil tenggelam di aliran sungai di bawah jembatan. Desi Ariyanti dilaporkan mengalami luka lebam pada bagian wajah akibat terendam air dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Polisi juga menyatakan tidak menemukan surat izin mengemudi maupun surat tanda nomor kendaraan yang sah dari pengemudi.
Sementara itu, penumpang Mhd Wahyudi Ray mengalami luka memar di bagian jidat kepala akibat benturan dan turut meninggal dunia di tempat kejadian.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Serdang Bedagai yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi kendaraan serta korban dari sungai.












