TERITORIAL24.COM, MEDAN –Majelis Taklim Persaudaraan Islam (MTPI) Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pangdam I Bukit Barisan, Polda Sumut, dan Gubernur Sumut atas langkah tegas dalam mengeksekusi tempat hiburan malam Marcopolo di Jalan Sei Petani, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis lalu.
Pembina MTPI Sumut, Ustadz Muslim Istiqomah, SSQ, C.TP, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan langkah tepat demi menjaga ketertiban hukum dan melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
Namun, ia mengingatkan bahwa masih banyak tempat serupa di daerah lain yang juga harus segera ditindak.
“Selain Marcopolo, masih banyak tempat-tempat hiburan ilegal di kabupaten maupun kota yang membuka jaringan kegiatan serupa.Ini sangat merusak moral masyarakat dan generasi bangsa.”
”Oleh karena itu, kami meminta kepada pemerintah dan aparat penegak hukum agar jangan ada tebang pilih dalam mengeksekusi tempat-tempat semacam ini,” ujar Ustadz Muslim.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar organisasi masyarakat (ormas) tidak dijadikan kedok untuk menjalankan kegiatan haram.
“Jika ada oknum yang memakai topeng ormas sebagai modus, bahkan mendukung praktik kejahatan, maka ormas tersebut juga layak dibubarkan.”
”Ormas seharusnya berpegang pada visi-misi kebaikan, bukan menjadi sarana pembenaran aktivitas maksiat,” tegasnya.
MTPI Sumut menilai ketegasan aparat akan menjadi solusi dalam mengurangi keresahan masyarakat yang khawatir dengan semakin luasnya jaringan tempat hiburan malam ilegal di Sumatera Utara.
“Kami berharap pemerintah dan aparat penegak hukum bertindak cepat dan konsisten demi kebaikan anak-anak, generasi muda, dan bangsa ke depan,” pungkas Ustadz Muslim.***












