Menurut Prawoto, panggung megah bukanlah tujuan utama. Hal terpenting adalah terciptanya kebersamaan sekaligus ruang bagi warga untuk berkarya.
“Yang paling penting dari acara ini adalah kebersamaan. Anak-anak, anak muda, orang tua semuanya berkumpul. Tidak ada sekat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong warga. Persiapan melibatkan pemuda, panitia, tokoh masyarakat dan pelaku seni.
Rangkaian perayaan dilanjutkan Minggu (30/8/2026) pagi melalui jalan sehat dan pembagian doorprize.
Panggung Merdeka akhirnya bukan hanya tentang musik dan hiburan. Dari panggung lingkungan itu, warga menanam harapan agar talenta-talenta lokal berani tampil dan terus berkembang. Bisa jadi, langkah menuju panggung yang lebih besar memang dimulai dari kampung sendiri.(didik)












