Ia menegaskan bahwa bekam adalah warisan pengobatan yang terbukti sepanjang generasi.
“Tugas kita bukan hanya melestarikan, tetapi meningkatkan kualitas pelayanan. Profesionalisme, keamanan, dan etika harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Ia mendorong PBI menjadi motor penggerak dalam memajukan pengobatan tradisional di Indonesia.
“PBI harus menjadi pusat edukasi, peningkatan kompetensi, dan jembatan kolaborasi untuk mengangkat marwah Thibun Nabawi,” ujarnya.
Bekam sebagai Dakwah dan Ladang Amal
Peringatan HUT ke-17 ini kembali menegaskan bahwa bekam bukan sekadar terapi fisik, melainkan juga sarana dakwah, jihad, dan ladang amal bagi para terapis.
Dengan bertambahnya usia organisasi, PBI diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi besar bagi kesehatan masyarakat di Sumatera Utara.
Momentum ini menjadi energi baru bagi PBI untuk menjaga integritas, memperkuat kompetensi, dan memajukan pengobatan ala Nabi di Indonesia. ***












