Kota Medan

Pemko Medan Buka Diri untuk Imigran, Tapi Tetap Utamakan Keamanan Warga

210
×

Pemko Medan Buka Diri untuk Imigran, Tapi Tetap Utamakan Keamanan Warga

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Pemerintah Kota Medan menyatakan tetap membuka diri secara kemanusiaan terhadap keberadaan imigran pencari suaka, namun dengan catatan: keamanan dan kenyamanan warga sekitar harus jadi prioritas utama.

Hal itu disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan International Organization for Migration (IOM) di Balai Kota, Senin (15/9/2025). Menurut data, ada sekitar 1.200 imigran yang kini ditampung di 12 lokasi di Kota Medan.

Rico menekankan, Medan tidak boleh sampai mengalami kasus penolakan imigran oleh warga seperti yang sempat terjadi di Aceh. Karena itu, ia meminta UNHCR dan IOM berkoordinasi erat dengan perangkat daerah, agar penanganannya tetap humanis.

Protection Associate UNHCR, Oktina Hafanti, menyebut imigran di Medan mayoritas berasal dari Somalia, selain dari Afghanistan, Irak, Iran, Sudan, dan Pakistan. “Mereka sudah 10 tahun berada di Medan dan masih menunggu suaka ke negara ketiga seperti AS, Australia, Selandia Baru, dan Kanada,” ujarnya.

Namun, kata Oktina, peluang keberangkatan makin sempit. Amerika Serikat bahkan menutup kedatangan imigran.

Karena itu, UNHCR menawarkan dua opsi: Private Sponsorship, di mana keluarga imigran di luar negeri bisa menjadi sponsor, serta Talent Beyond Boundaries (TBB), jalur yang menyalurkan imigran dengan keahlian ke negara yang membutuhkan.

Sementara itu, perwakilan IOM, Kathleen Lina, menambahkan bahwa kebutuhan hidup imigran masih ditanggung pihaknya. Imigran dewasa mendapat Rp1,75 juta per bulan, sedangkan anak-anak Rp800 ribu.

“IOM sudah ada di Medan sejak 2005, dan sampai sekarang masih menanggung biaya hidup mereka,” jelasnya.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *