TERITORIAL24.COM, MEDAN — Pemerintah Kota Medan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani di Kota Medan berupa dua unit traktor roda empat dan satu unit combine harvester.
Bantuan tersebut diserahkan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap di halaman Kantor UPT BPPKP Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Medan, Jalan Kramat Indah, Sabtu, 31 Januari 2026.
Selain alsintan, pemerintah juga menyalurkan bantuan benih padi serta paket sembako kepada petani.
Zakiyuddin mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas pertanian di Kota Medan.
Menurut dia, pemanfaatan teknologi pertanian menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pelaksana Tugas Kepala DKP3 Kota Medan Ahmad Untung Lubis menjelaskan, alsintan yang diserahkan terdiri atas dua unit traktor roda empat dan satu unit combine harvester berkapasitas besar.
Alat tersebut digunakan untuk mempercepat pengolahan lahan dan proses panen serta menekan potensi kehilangan hasil produksi.
Ahmad juga menyebut banjir yang terjadi pada akhir November 2025 menyebabkan tanaman padi sawah seluas 301 hektare di Kota Medan terendam.
Untuk itu, pemerintah menyalurkan bantuan benih padi inbrida sebanyak 7.525 kilogram kepada 25 kelompok tani terdampak.
Selain bantuan benih, Pemko Medan juga menyalurkan paket sembako kepada petani terdampak banjir. Hingga akhir Januari 2026, tercatat sebanyak 650 petani telah menerima bantuan tersebut.
Perwakilan kelompok tani penerima bantuan, Mangatan Harahap, menyatakan bantuan alsintan sangat membantu petani karena keterbatasan kemampuan untuk membeli alat pertanian modern secara mandiri.(Anggi)












