Blitar Raya

Penemuan Jenazah Anak di Sungai Rejomulyo: Tim Gabungan Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi

157
×

Penemuan Jenazah Anak di Sungai Rejomulyo: Tim Gabungan Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR — Sosok jenazah anak perempuan ditemukan mengapung di aliran sungai Dusun Jaro, Desa Rejomulyo, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Penemuan tersebut segera ditindaklanjuti oleh tim gabungan dari Polsek Wonodadi, Polsek Kras, Polres Kediri, BPBD, hingga PMI.

Kapolsek Wonodadi, IPTU M. Ali Sukron, S.H., melaporkan bahwa jenazah pertama kali ditemukan tersangkut di bawah akar bambu di aliran sungai.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, petugas memperoleh kecocokan ciri-ciri yang mengarah pada identitas korban.

Dari kalung model tasbih yang melekat pada jenazah serta keterangan keluarga, korban dipastikan bernama Ajeng Prasetiyo Ningrum (8), pelajar asal Dusun Jaten, Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak 19 November 2025 pukul 17.30 WIB, saat situasi hujan deras.

Ajeng, yang merupakan anak berkebutuhan khusus (autis), terakhir kali terlihat oleh tetangganya, Giatno, berlari ke arah timur dari rumahnya.

Di sisi timur rumah korban terdapat aliran sungai yang terhubung hingga wilayah Kecamatan Kras.

Upaya Pencarian Selama 7 Hari

Sejak laporan orang hilang diterima, aparat gabungan dari Polsek Wonodadi, Koramil Wonodadi, BASARNAS, BPBD Blitar, serta warga sekitar telah melakukan pencarian intensif, termasuk penyisiran menyusuri sungai selama tujuh hari.

Kerja sama lintas instansi tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban pada Sabtu siang.

Setelah dievakuasi, penanganan lebih lanjut terkait penemuan jenazah diserahkan kepada Polsek Kras sesuai wilayah hukum. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan proses otopsi guna memastikan penyebab kematian.

Polsek Wonodadi juga telah menyusun laporan resmi kegiatan serta meneruskan informasi kepada pimpinan dan pihak terkait.

Penemuan ini menjadi penutup dari upaya pencarian panjang yang dilakukan aparat dan masyarakat. Pihak kepolisian menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa korban serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.(didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *