Sistem pemantauan radar dan intelijen juga diandalkan untuk memetakan pergerakan sindikat narkotika. Patroli dilakukan siang dan malam secara bergilir di jalur-jalur rawan.
Sejumlah jalur yang teridentifikasi sebagai rute penyelundupan narkotika antara lain Malaysia – Tanjung Balai, Malaysia – Batubara, dan Malaysia – Labuhan Batu Utara, yang kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah di Sumatera Utara.
Polda Sumut berkomitmen untuk terus memprioritaskan pemberantasan narkotika, khususnya melalui jalur perairan.
“Operasi ini akan terus berlanjut, dan kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika,” ujar Kapolda Sumut.(Akbar)












