Ia menyebut salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini adalah krisis keteladanan. Menurutnya, banyak orang memiliki kepandaian, kekayaan maupun kemampuan, namun keteladanan menjadi sesuatu yang semakin penting untuk dikedepankan.
“Yang kita hadapi saat ini adalah krisis keteladanan. Banyak orang pintar, banyak orang kaya, banyak orang hebat, tetapi keteladanan yang sulit saat ini,” katanya.
Ia mengajak seluruh peserta untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.
Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Perkembangan teknologi dan penggunaan telepon seluler yang begitu dekat dengan kehidupan anak-anak, khususnya generasi Z, perlu diimbangi dengan perhatian serta pendidikan dari orang tua.
“Jangan kita biarkan anak-anak kita. Mari kita didik dan bina dengan baik,” pesannya.
Ustadz Sugeng juga mengajak masyarakat untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta ikut merawat persatuan agar dapat dinikmati hingga generasi mendatang.
Dalam kesempatan itu, ia berharap Polri Presisi, khususnya Polres Serdang Bedagai, dapat menjadi contoh dalam akhlak dan keteladanan bagi masyarakat.
Ia juga mendoakan Kapolres beserta seluruh jajaran Polres Serdang Bedagai diberikan kesehatan, kemudahan dan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta menciptakan Serdang Bedagai yang aman dan berakhlak. Acara kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama. (Akbar)












