Sementara itu, Siti Zubaidah Nasution, mertua korban, tak kuasa menahan haru.
“Kami melihat dan merasakan bagaimana letihnya pihak kepolisian dari awal sampai jenazah ditemukan. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa uang tunai, beras, telur, mi instan, snack, serta buku dan alat tulis untuk anak korban.
Di tengah kabar duka, aksi kecil seperti ini jadi pengingat sederhana: empati bisa datang dalam bentuk apapun—termasuk dari mereka yang seragamnya sering bikin orang spontan merapat ke kirij alan.(Akbar)












