PLTA Asahan 3 memiliki kapasitas 2 x 87 MW dan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi energi di Sistem Sumatera. Dengan beroperasinya PLTA Asahan 3, pemerintah optimis dapat memperkuat ketahanan energi nasional dan mempercepat transisi menuju energi bersih.
Sementara itu, dalam sambutannya, Pj Gubsu Agus Fatoni mengatakan, dengan sumber daya alam yang sangat besar, Sumut punya peluang jadi pusat sumber energi terbarukan di Indonesia. Mengingat Sumut memiliki sumber daya alam tenaga surya, air, angin dan lainnya.
“Banyak hal yang bisa dibanggakan, mulai dari proses pembangunan tercepat, metode pembangunan yang baru hingga manfaatnya yang besar bagi masyarakat,” kata Fatoni.
Fatoni juga menyebut, PLTA Asahan 3 sebagai kebanggaan Sumut. Sebab, nantinya PLTA Asahan 3 dapat menyalurkan daya listrik kepada kurang lebih 113.769 rumah.”PLTA ini jadi kebanggaan kita bersama, tidak hanya untuk Sumut, tapi juga Indonesia. Mudah-mudahan jadi percontohan pembangunan PLTA di Indonesia,” tutur Fatoni.
Fatoni juga menyinggung capaian penurunan kemiskinan di Sumut. Di Indonesia, Sumut termasuk provinsi dengan penurunan terbesar bahkan mencapai hingga 10 kali lipat.
“Ini adalah bentuk kerja sama kita semua, termasuk pembangunan PLTA yang menyerap tenaga kerja, ini tentu berdampak pada penurunan angka kemiskinan. Bahkan, proyek Asahan 3 ini menyerap 1.952 tenaga kerja,” pungkas Fatoni.***








