Kenaikan harga cabai merah juga tercatat di sejumlah daerah lain, seperti Nias Utara (43,55%), Padanglawas Utara (36,21%), Padanglawas (30,62%), Tapanuli Selatan (26,63%), Simalungun (26,05%), dan Langkat (23,28%). Kabupaten Batubara, Mandailingnatal, Tebingtinggi, hingga Samosir pun ikut merasakan pedasnya harga cabai.
Singkatnya, sambil menunggu cabai kembali tumbuh dan harga turun ke bumi, warga Sumut tampaknya masih harus bersabar—atau mulai berdamai dengan sambal tipis-tipis dulu.(Anggi)












