TERITORIAL24.COM, MEDAN — Ibadah puasa di bulan Ramadan tidak boleh menjadi alasan menurunnya semangat kerja. Sebaliknya, Ramadan harus dijadikan momentum untuk meningkatkan prestasi dan ketaatan.
Pesan tersebut disampaikan ustaz Zulfi Mahzar Pohan dalam tausiah pada kegiatan salat Isya dan tarawih berjamaah di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (23/2/2026) malam.
Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, pimpinan perangkat daerah, serta masyarakat Kecamatan Medan Maimun.
Dalam ceramahnya, Zulfi menyinggung sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang berlangsung pada bulan Ramadan. Menurut dia, peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa ibadah tidak menghalangi produktivitas dan perjuangan.
“Ramadan bukan alasan untuk menurunkan etos kerja. Justru harus menjadi penyemangat untuk berbuat lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengutip pandangan ulama sufi Abdul Qadir al-Jailani yang menyebutkan bahwa umur panjang diberikan Allah karena masih adanya potensi kebaikan dan ketaatan dalam diri manusia.
Selain itu, penceramah mengajak jamaah untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk ibadah sunnah, sebagai bentuk kecintaan kepada Allah SWT.
Salat tarawih pada malam itu dipimpin imam Ahmad Khairi Novandra. Jamaah mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan khidmat hingga selesai.(Anggi)












