Kepemimpinan dan Adab Komunikasi
Menutup pesannya, Ustadz Jufri berharap agar hubungan antara pemimpin dan rakyat di Tebing Tinggi senantiasa terjaga melalui jembatan komunikasi yang baik.
Ia menekankan pentingnya menempatkan manusia sebagai makhluk mulia.
Kritik dan saran dalam pembangunan kota sangat diperlukan, namun harus dibingkai dengan adab serta niat untuk memperbaiki (ishlah).
“Ramadhan adalah saat yang tepat untuk menekan egoisme pribadi. Kita belajar menahan diri bukan hanya dari makan dan minum, tetapi dari amarah, kesombongan, dan keinginan untuk merasa paling benar,” pungkasnya.
Melalui Safari Ramadhan ini, semangat Silaturahmi, Kolaborasi, Sinergi, dan Harmoni diharapkan menjadi motor penggerak bagi kemajuan Kota Tebing Tinggi yang lebih religius dan beradab.***












