TERITORIAL24.COM, Semarang –Anggota DPR RI dari Dapil VII Jawa Timur, Riyono Caping,pada 29 Maret 2025, menyelesaikan pembagian paket Lebaran untuk kader, struktur PKS, dan relawan.
Pembagian paket ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap perjuangan mereka dalam pemilu dan pilkada 2024.
Paket Lebaran ini diharapkan dapat menyapa dan membersamai mereka di Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Paket yang dibagikan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, di antaranya beras 5 kg, sarung, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, kue nastar, cuwilan, kripik kentang, dan buku.
Pembagian ini menyasar anggota utama serta kader dan struktur PKS mulai tingkat Kabupaten, BPC, hingga kecamatan di seluruh Dapil VII yang meliputi Magetan, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek.
Riyono mengungkapkan, “Selama ini, kader dan struktur PKS sudah berjuang keras dalam pileg dan pilkada 2024.”
“Mereka seringkali mengeluarkan uang pribadi dan berjuang tanpa mengenal lelah demi kemenangan PKS, khususnya dalam merebut kembali kursi DPR RI yang kosong.”
Paket Lebaran ini dibagikan langsung oleh Riyono, didampingi tim sukses dan relawan yang juga berperan aktif dalam persiapan pembagian ribuan paket lebaran.
Setiap paket memiliki berat sekitar 10 kg, dan pembagian ini dilakukan dengan memanfaatkan dua armada pickup yang disiapkan oleh setiap DPD untuk mengambil paket dari Joglo Komunikasi dan Informasi Mas Riyono Caping di Jambangan, Magetan.
“Sejak awal puasa, saya sudah mengumumkan bahwa jika ada kader yang bisa memproduksi paket Lebaran, saya akan membeli produk mereka. Alhamdulillah, responnya sangat positif.”
“Ada produk Cuwilan dari Mas Bambang, Ketua MPD Ngawi, makanan khas dari pisang; Kripik Kentang dari Mas Andic, Ketua DPC Kawedanan; dan kue Roti eksklusif dari Bu Endang, kader Magetan. Tujuan saya adalah agar uang berputar di antara kader,” tambah Riyono.
Lebih dari 1300 paket Lebaran berhasil dibagikan. Riyono berharap tahun depan dapat melibatkan lebih banyak kader dan struktur, serta memberikan paket yang lebih banyak lagi.












