Polhukam

Sadis! Pelaku Tega Habisi Nyawa Sopir Taksi Online Gara-gara Terlilit Utang Kredit Mobil

434
×

Sadis! Pelaku Tega Habisi Nyawa Sopir Taksi Online Gara-gara Terlilit Utang Kredit Mobil

Sebarkan artikel ini
Pelaku bernama, Fadli (45), warga Jalan Bunga Kardiol, Kelurahan Ladang Bambu nekat menghabisi nyawa Jannus. (tribunmedan)

Mulanya, tersangka yang berada di warung kopi di Kecamatan Medan Johor memesan taksi online InDriver melalui handphonenya dengan tujuan ke rumahnya di sekitar wilayah Kecamatan Tuntungan.

Sekira 15 menit kemudian setelah korban datang menjemput, tersangka langsung duduk di bangku belakang sopir.

Di lokasi kejadian, 1 Kilometer dari lokasi penjemputan, tepatnya di Jalan Bunga Pariama, Desa Ladang Bambu tersangka meminta korban berhenti sebentar dengan alasan kakaknya mau menumpang.

Disinilah tersangka Fadli menyayat, menusuk korban dari belakang menggunakan pisau yang sudah dipersiapkannya sejak awal.

“Tersangka melakukan tindak pidana pembunuhan dengan cara menyayat leher korban kemudian bagian yang vital. Lalu, tersangka menguasai kendaraan, kemudian berusaha untuk menjual kepada seseorang yang dia kenal sebelumnya,” katanya.

Setelah Jannus tewas, tersangka mengambil alih mobil dan membuang mayatnya ke semak-semak di Kecamatan Kutalimbaru.

Kemudian tersangka menawarkan mobil hasil merampok kepada seseorang berinisial H sebesar Rp 25 juta karena sebelumnya ia mendapat kabar kalau H membutuhkan mobil.

Saat tersangka dan calon pembeli mobil bertemu, kawan tersangka berinisial H merasa curiga karena di dalam mobil ada bercak darah.

Namun Fadli berkilah, bilang kalau itu merupakan darah kambing. Kawannya tak percaya sehingga ia meminta tersangka membersihkannya dahulu.

Ketika dibersihkan inilah mobil diketahui oleh keluarga korban. Sehingga pelaku sempat melarikan diri.

Tersangka mengatakan ke calon pembeli kalau Luhut Simanjuntak, salah satu keluarga mengatakan, mendapat kabar korban tewas pagi tadi, ditemukan di rawa-rawa. Sedangkan mobilnya tidak berada di lokasi.

Begitu dilihat, korban mengalami luka di tubuh di wajah, leher, perut dan dadanya. Usai ditemukan, mayat Jannus langsung dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk autopsi.

Ia dan pihak keluarga berharap Polisi mengungkap kasus ini. “Mobilnya ditemukan di Gang Keluarga, Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Tuntungan,” ujar Luhut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *