BLITAR I TERITORIAL24.COM – Upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas terus digencarkan Satlantas Polres Blitar. Kali ini, edukasi keselamatan berkendara menyasar masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan bermotor di Kantor Bersama Samsat Wlingi, Kabupaten Blitar, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) tersebut dilaksanakan oleh Satgas Preemtif Operasi Patuh Semeru 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya bukan sekadar kewajiban menaati aturan, melainkan kebutuhan untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Petugas menyasar warga yang sedang mengurus berbagai keperluan administrasi kendaraan, mulai dari pembayaran pajak tahunan, penelitian ulang kendaraan, balik nama, hingga mutasi kendaraan.
Di sela-sela pelayanan, personel Satlantas memberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, etika berkendara, serta langkah-langkah menjaga keselamatan selama perjalanan.
Tak hanya memberikan imbauan umum, petugas juga secara khusus menyosialisasikan sembilan sasaran prioritas Operasi Patuh Semeru 2026 yang menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan disiplin pengguna jalan.
Kesembilan pelanggaran tersebut meliputi:
Mengendarai kendaraan bermotor di bawah umur.
Berkendara di bawah pengaruh alkohol.
Menggunakan ponsel saat berkendara.
Melebihi batas kecepatan yang ditentukan.
Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor.
Tidak menggunakan sabuk keselamatan.
Melawan arus lalu lintas.
Tidak menggunakan helm berstandar SNI.
Menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan.
Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Galih Yasir Mubaroq, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Blitar dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Melalui pendekatan edukatif dan preventif, masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui aturan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menerapkannya dalam aktivitas berkendara sehari-hari.












