Uncategorized

‎Sinergi PKS Sumut: Usman Jakfar Tegaskan Pancasila sebagai Benteng Hadapi Darurat Narkoba, Disrupsi Digital, dan Krisis Sosial ‎

397
×

‎Sinergi PKS Sumut: Usman Jakfar Tegaskan Pancasila sebagai Benteng Hadapi Darurat Narkoba, Disrupsi Digital, dan Krisis Sosial ‎

Sebarkan artikel ini

‎Sosialisasi Ideologi Pancasila di Tebing Tinggi Tekankan Kolaborasi Hadapi Narkoba, Disrupsi Digital, dan Penguatan Pendidikan Berkarakter

Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Kantor DPD PKS Kota Tebing Tinggi, Minggu (1/3/2026)(foto:Din)

‎Selain itu, ia mengangkat status Sumatera Utara yang belum beranjak dari posisi provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi (No. 1) di Indonesia sejak tahun 2020.

‎”Ini adalah ‘Lampu Merah’ bagi ketahanan nasional kita. Mengatasi darurat narkoba memerlukan implementasi nyata dari sila Persatuan Indonesia. Kita butuh kolaborasi kolektif—mulai dari keluarga hingga pemerintah—yang berlandaskan nilai-nilai Ketuhanan untuk memutus mata rantai peredaran gelap ini,” lanjutnya.

‎Pendidikan Berkarakter dan Kesehatan Mental sebagai Fondasi Ketahanan Bangsa

‎Dalam paparannya, Usman Jakfar juga menekankan bahwa pendidikan dan kesehatan bukan sekadar urusan teknis administratif, melainkan pilar utama dalam membangun Wawasan Kebangsaan yang kokoh.

‎”Pendidikan yang kita butuhkan saat ini adalah pendidikan yang memanusiakan manusia, sesuai dengan sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

‎Kurikulum kita harus mampu menanamkan kejujuran dan etika, bukan hanya mengejar nilai akademis semata.

Anak-anak kita harus dididik untuk menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual namun kokoh secara spiritual dan moral,” ujar Usman.

‎Terkait isu kesehatan, Usman menyoroti pentingnya akses layanan kesehatan yang merata sebagai perwujudan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

‎”Negara harus hadir memastikan rakyat, khususnya di Sumatera Utara, mendapatkan hak kesehatan yang layak. Kesehatan mental masyarakat, terutama remaja, juga harus menjadi perhatian serius. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat secara fisik dan mental. Bagaimana kita bisa mewujudkan cita-cita nasional jika generasi penerus kita rapuh secara fisik akibat narkoba, atau rapuh secara mental akibat disrupsi digital yang tidak terfilter?” tegasnya.

‎Kehadiran Tokoh dan Penutup Acara

‎Acara ini menjadi ajang konsolidasi besar yang dihadiri oleh seluruh elemen pengurus PKS, mulai dari tingkat bidang, DPC, hingga ranting, serta tokoh masyarakat dan perwakilan lurah serta Kepala Lingkungan (Kepling).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *