Pertarungan kedua sosok sakti itupun berlangsung cukup lama lantaran masing masing telah mengeluarkan jurus dan kesaktiannya.
Rerimbunan pohon pohon kayu besar yang masih rimba belantara dari Desa Nagalawan menuju ke Simpang Matapao terkuak akibat dihantam pukulan kedua orang sakti yang mengakibatkan pohon pohon pada tumbang.
Pertarungan selama tiga hari tiga malam tersebut pun akhirnya harus mengambil korban.
Dengan menggunakan Pecut saktinya, Datok Mi Dai alias Kecak Mendai berhasil mengenai tubuh Datok Pao.
Dampak daripada terkena pecut milik Datok Mi Dai, akhirnya tubuh Datok Pao terpecah belah, bagian matanya terserak ke Simpang Matapao dan sebagian lagi terserak ke depan Mapolsek Teluk Mengkudu atau dibelakang Stasiun Kereta Api serta sebagai belakang Pabrik PT Socfindo.
Sedangkan keris sakti milik Datok Pao menusuk kuda Datok MiDai alias Kecak Mendai dan terbujur di belakang bangunan Keramat Kuda termasuk wilayah Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai.(Akbar/Bersambung)












