TERITORIAL24.COM, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan volume angkutan sebanyak 221.254 pelanggan sepanjang April 2026.
Fokus pada ketepatan waktu dan konektivitas antarpusat ekonomi menjadikan kereta api sebagai pilihan utama masyarakat, baik untuk keperluan bekerja, pendidikan, maupun akses menuju kawasan wisata di wilayah tersebut.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyatakan bahwa distribusi penumpang yang merata di berbagai layanan menunjukkan infrastruktur dan jadwal perjalanan yang disusun telah selaras dengan pola kebutuhan masyarakat, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan strategis lainnya.
“KAI Divre I Sumatera Utara terus memperkuat standar operasional dengan mengedepankan prinsip keselamatan pada setiap lintas perjalanan serta menjaga presisi jadwal keberangkatan dan kedatangan guna menjamin efisiensi waktu bagi pelanggan,” ujar Anwar.
Berdasarkan data operasional, KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai menjadi penggerak utama mobilitas dengan melayani 107.223 pelanggan.
Tingginya angka tersebut mengonfirmasi peran vital jalur Pantai Timur Sumatera Utara dalam mendukung arus komuter dan distribusi aktivitas ekonomi.
Aktivitas penumpang juga terkonsentrasi pada titik-titik utama, di mana Stasiun Medan mencatatkan volume tertinggi dengan rincian 38.582 pelanggan berangkat dan 39.086 pelanggan datang.
Tren positif ini turut didukung oleh keandalan layanan KA Siantar Ekspres yang melayani 43.389 pelanggan, sehingga memperkuat konektivitas menuju wilayah penyangga ekonomi dan kawasan wisata di Pematangsiantar.
Selain layanan harian, rute jarak menengah juga menunjukkan kinerja positif melalui KA Sribilah Utama yang mencatatkan kedatangan di Stasiun Medan sebanyak 23.729 pelanggan, sekaligus mempertegas perannya sebagai penghubung utama wilayah Rantauprapat dengan pusat provinsi.
Performa tersebut didukung oleh operasional KA Datuk Belambangan yang mengoptimalkan mobilitas di wilayah Tebing Tinggi dengan total aktivitas mencapai 6.528 pelanggan, baik yang naik maupun turun di stasiun tersebut.












