Politik

Syaiful Ramadhan Ingatkan Wali Kota Medan: Mutasi 69 Pejabat Jangan Cuma Jadi Agenda Bagi-Bagi Kursi

109
×

Syaiful Ramadhan Ingatkan Wali Kota Medan: Mutasi 69 Pejabat Jangan Cuma Jadi Agenda Bagi-Bagi Kursi

Sebarkan artikel ini

 

Jabatan Bukan Sekadar Nama di Papan Ruangan

 

Mantan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan itu menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar titel baru atau nama yang berpindah di papan ruangan kantor. Ada amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Karena itu, pejabat yang baru dilantik diharapkan tidak hanya sibuk menyesuaikan kursi dan meja kerja baru, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan yang nyata.

“Pastikan pejabat yang dilantik mampu bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegasnya.

 

SiLPA Rp500 Miliar Jadi Lampu Kuning

 

Syaiful juga menyoroti Catatan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota Medan Tahun Anggaran 2025 yang mencatat adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sekitar Rp500 miliar.

Bagi Syaiful, angka tersebut bukan sekadar statistik di atas kertas. Besarnya dana yang tidak terserap itu menjadi sinyal bahwa masih ada program-program pembangunan yang belum berjalan secara maksimal.

“Dengan SiLPA yang mencapai kurang lebih Rp500 miliar, menurut hemat kami hal itu menunjukkan masih banyak program yang belum terlaksana secara optimal. Ini menjadi evaluasi penting agar kinerja Pemko Medan ke depan tidak berjalan di tempat,” katanya.

Pada akhirnya, Syaiful berharap pelantikan 69 pejabat ini tidak berhenti sebagai seremoni yang menghasilkan foto-foto formal dan ucapan selamat semata.

Sebab, masyarakat Medan saat ini tampaknya tidak terlalu membutuhkan pergantian nama di struktur organisasi.

Yang lebih ditunggu warga adalah perubahan yang benar-benar terasa: jalan yang tidak lagi tergenang saat hujan, rasa aman yang meningkat, parkir yang tertata, pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi, dan birokrasi yang tidak bikin kepala pening.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi perubahan nyata yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(Akbar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *