TERITORIAL24.COM, Asahan-Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, M.Si mengatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di tanah air.
Pernyataan itu disampaikan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi disela – sela menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman MBG dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (19/06/2025).
“Program MBG ini dalam rangka mengatasi gizi buruk dan stunting di tanah air. Selain itu juga dalam rangka mendukung tumbuh kembang anak – anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui serta meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Taufik diacara yang dipimpin Gubsu Bobby Arief Nasution itu.
Tidak hanya itu, di kesempatan tersebut Taufik juga memaparkan tujuan penandatangan nota kesepahaman terkait MBG tersebut. Menurutnya MBG tersebut juga dalam rangka mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita Presiden, yaitu Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh. Dan Pemkab Asahan berkomitmen mendukung program tersebut.
“Dengan program ini kita dapat melahirkan anak-anak yang memiliki kualitas yang baik, sehingga apa yang menjadi cita-cita bangsa ini akan tercapai Indonesia Emas 2045,” kata Taufik yang hadir ke acara itu didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadis Kominfo , Plt Kadis Pendidikan dan Kabag Protokol Pemkab Asahan.
Sementara, Gubsu Bobby Arief Nasution dalam sambutannya diacara itu mengatakan mendorong seluruh Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara untuk mempercepat pengadaan lahan pendirian bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program nasional Makan Bergisi Gratis (MBG).
“Kita bersama mendorong seluruh Kabupaten dan Kota untuk menyiapkan lahannya (pengadaan SPPG – red) dengan luasan kurang lebih 800 m². Sesuai data BGN, di Sumut ada 1.762 SPPG dengan data ada 65 yang sudah beroperasi.” cetus Bobby.
Menurut Bobby, saat ini seluruh 33 Pemerintah Kabupaten dan Kota di Sumut, tengah mengupayakan pengadaan lahan untuk SPPG itu. Langkah tersebut dalam rangka mengejar target pencapaian pendirian 1762 SPPG MBG dengan rincian 455 usulan, dengan jumlah beragam di setiap daerah.












