Ia mengingatkan bahwa pembiaran terhadap praktik semacam ini berpotensi merusak tatanan sosial, moral, dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
Ancaman Aksi Massa Menguat
Kekecewaan warga kini bukan lagi isapan jempol. Surat keberatan resmi telah ditandatangani secara massal dan dilayangkan kepada Lurah, Camat, Walikota, hingga DPRD Kota Tebing Tinggi. Tuntutan warga jelas dan tunggal: PEMILIHAN ULANG yang jujur, adil, dan transparan.
Seorang warga menyatakan dengan nada keras:
> “Jika aspirasi ini diabaikan oleh Walikota H. Iman Irdian Saragih, SE, maka jangan salahkan kami jika ribuan warga turun ke Balai Kota dan Gedung DPRD. Kami menolak pemimpin boneka hasil titipan. Kami ingin kepling yang lahir dari nurani warga, bukan dari amplop.”
Kini sorotan publik tertuju pada sikap Walikota Tebing Tinggi. Akankah H. Iman Irdian Saragih berdiri di pihak rakyat dan membersihkan dugaan demokrasi semu ini, atau justru membiarkan bara ketidakadilan terus menyala di tengah masyarakat?***












