Menurut Sultan, amalan tersebut mengandung doa dan zikir yang ditujukan untuk memohon perlindungan dari berbagai wabah, kejahatan, dan bencana, sekaligus memohon agar harapan masyarakat dikabulkan Allah SWT.
“Saya berharap amalan spiritual ini dapat kembali digaungkan secara luas di seluruh pelosok Kota Medan dan Tanah Deli agar daerah tersebut senantiasa diliputi rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” harapnya.
Wacana tersebut sekaligus menjadi upaya untuk menjaga dan menghidupkan kembali tradisi keagamaan yang telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya masyarakat Tanah Deli.(Akbar)












