TERITORIAL24.COM, AUSTRALIA- Gelandang Sturt berusia 25 tahun, Tom Lewis, berhasil menorehkan sejarah dengan meraih Magarey Medal 2025.
Penghargaan paling prestisius di ajang South Australian National Football League (SANFL) ini diberikan di Australia, dan menjadi bukti ketangguhan Lewis yang berhasil bangkit dari cedera serius hingga hampir kehilangan nyawa.
Pada tahun 2022, Lewis mengalami ruptur limpa saat pertandingan. Cedera ini nyaris merenggut hidupnya jika ia tidak segera mendapatkan perawatan medis.
Tak hanya itu, ia juga pernah menjalani pemulihan panjang akibat cedera lutut serius.
Namun, cobaan tersebut tidak membuatnya menyerah. Justru, Lewis kembali dengan tekad yang lebih besar untuk membuktikan diri di lapangan.
Musim 2025 menjadi titik balik. Sepanjang kompetisi, Lewis tampil gemilang dengan catatan rata-rata 26 disposals, 8 tekel, dan 7 clearances per pertandingan.
Performanya membawa Sturt menorehkan rekor impresif, sekaligus mengantarnya meraih 33 suara Magarey Medal, unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Kobe Mutch.
Dalam wawancara yang dikutip Andrew Capel, Lewis menegaskan bahwa pencapaiannya ini bukan hanya kemenangan pribadi, melainkan motivasi bagi pemain muda lain yang belum mendapatkan kesempatan bermain di AFL.
“Saya ingin menunjukkan bahwa meskipun gagal terdraft, mimpi besar masih bisa diraih dengan kerja keras dan dedikasi,” kata Lewis.
Menariknya, Lewis juga menolak tawaran pindah ke klub rival SANFL. Ia memilih bertahan di Sturt sebagai bentuk loyalitas, sembari tetap menjaga mimpinya menembus kompetisi AFL.
Kisah Tom Lewis adalah contoh nyata bagaimana keteguhan hati, kesetiaan, dan kerja keras mampu mengubah ujian berat menjadi puncak kejayaan.
Dari cedera yang hampir mengakhiri karier, kini ia berdiri sebagai salah satu pemain terbaik SANFL dengan penghargaan tertinggi di Australia dalam genggamannya.***












