Gaya Hidup

‎Tom Lewis Raih Magarey Medal 2025, Kisah Inspiratif dari Cedera Mematikan hingga Puncak Prestasi ‎

644
×

‎Tom Lewis Raih Magarey Medal 2025, Kisah Inspiratif dari Cedera Mematikan hingga Puncak Prestasi ‎

Sebarkan artikel ini
‎Penghargaan paling prestisius di ajang South Australian National Football League (SANFL) ini diberikan di Australia, dan menjadi bukti ketangguhan Lewis(foto: Twitter@SANFL)

‎TERITORIAL24.COM, AUSTRALIA- Gelandang Sturt berusia 25 tahun, Tom Lewis, berhasil menorehkan sejarah dengan meraih Magarey Medal 2025.

‎Penghargaan paling prestisius di ajang South Australian National Football League (SANFL) ini diberikan di Australia, dan menjadi bukti ketangguhan Lewis yang berhasil bangkit dari cedera serius hingga hampir kehilangan nyawa.

‎Pada tahun 2022, Lewis mengalami ruptur limpa saat pertandingan. Cedera ini nyaris merenggut hidupnya jika ia tidak segera mendapatkan perawatan medis.

‎Tak hanya itu, ia juga pernah menjalani pemulihan panjang akibat cedera lutut serius.

‎Namun, cobaan tersebut tidak membuatnya menyerah. Justru, Lewis kembali dengan tekad yang lebih besar untuk membuktikan diri di lapangan.

‎Musim 2025 menjadi titik balik. Sepanjang kompetisi, Lewis tampil gemilang dengan catatan rata-rata 26 disposals, 8 tekel, dan 7 clearances per pertandingan.

‎Performanya membawa Sturt menorehkan rekor impresif, sekaligus mengantarnya meraih 33 suara Magarey Medal, unggul jauh dari pesaing terdekatnya, Kobe Mutch.

‎Dalam wawancara yang dikutip Andrew Capel, Lewis menegaskan bahwa pencapaiannya ini bukan hanya kemenangan pribadi, melainkan motivasi bagi pemain muda lain yang belum mendapatkan kesempatan bermain di AFL.

‎ “Saya ingin menunjukkan bahwa meskipun gagal terdraft, mimpi besar masih bisa diraih dengan kerja keras dan dedikasi,” kata Lewis.

‎Menariknya, Lewis juga menolak tawaran pindah ke klub rival SANFL. Ia memilih bertahan di Sturt sebagai bentuk loyalitas, sembari tetap menjaga mimpinya menembus kompetisi AFL.

‎Kisah Tom Lewis adalah contoh nyata bagaimana keteguhan hati, kesetiaan, dan kerja keras mampu mengubah ujian berat menjadi puncak kejayaan.

‎Dari cedera yang hampir mengakhiri karier, kini ia berdiri sebagai salah satu pemain terbaik SANFL dengan penghargaan tertinggi di Australia dalam genggamannya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *