Asahan - Tanjungbalai

Wali Kota Mahyaruddin Salim Buka Bimtek PUG Kewenangan Kab/Kota 2026

21
×

Wali Kota Mahyaruddin Salim Buka Bimtek PUG Kewenangan Kab/Kota 2026

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mahyaruddin Salim Buka Bimtek PUG Kewenangan Kab/Kota 2026. (ist/ham)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai–Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3A-PM dan P2KB) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Pelaporan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Aula Raja Bahagia Resto, Rabu (9/9/2026).

Sebagai upaya nyata untuk mengevaluasi integrasi kesetaraan gender dalam pembangunan daerah, Acara yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim turut dihadiri Kadis P3A-PM dan P2KB Irma Suryani, Dr Hairani Siregar Dosen Kesejahteraan Sosial sekaligus Fasilitator PUG Narasumber dari FISIP Universitas Sumatera Utara Medan dan para Kasubbag Program Perencanaan se Kota Tanjungbalai.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim mengatakan upaya mewujudkan kesetaraan gender sejauh ini telah dilakukan oleh banyak pihak. Namun realita yang terjadi dalam masyarakat masih banyak praktek ketidakadilan gender dalam berbagai aspek pembangunan yang kebanyakan dialami oleh perempuan.

“PUG merupakan salah satu strategi dalam mewujudkan kesetaraan gender telah diamanatkan melalui intruksi presiden (Inpres) nomor 9 tahun 2000, dimana strategi yang dilakukan dapat mencapai kesetaraan dan keadilan gender dalam berbagai aspek dapat melalui perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi seluruh kebijakan, program dan kegiatan baik di pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut Wali Kota mengatakan untuk kondisi di Kota tanjungbalai dapat kita lihat melalui indeks pembangunan gender (IPG), sebab pada titik inilah perlunya kita bersama-sama melakukan evaluasi strategi agar terciptanya percepatan kesetaraan gender dan implementasi PUG sesuai target RPJMD di Kota Tanjungbalai.

Berdasarkan data BPS saat ini, IPG Kota Tanjungbalai tahun 2025 berada di angka 92,11%, masih berada dibawah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) pada angka 92,21 % dan Nasional 92,69 %. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih terjadi kesenjangan pembangunan antara laki-laki dan perempuan di Kota tanjungbalai. Sedangkan dari sisi indeks pemberdayaan gender (IDG) Kota Tanjungbalai berada diangka 72,61 %, juga masih dibawah Provsu dengan IDG sebesar 72,45 % dan nasional sebesar 72,62 %. Hal ini menunjukkan bahwa peran perempuan dalam pembangunan di Kota Tanjungbalai belum menunjukkan peran yang signifikan, sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *