Nasional

Bupati Halmahera Selatan Tinjau Pembangunan SMPN Unggulan Saruma Senilai Rp34 Miliar, Diharapkan Jadi Pionir Pendidikan Berkualitas

729
×

Bupati Halmahera Selatan Tinjau Pembangunan SMPN Unggulan Saruma Senilai Rp34 Miliar, Diharapkan Jadi Pionir Pendidikan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba(foto:Instagram @bassamkasuba_official)

TERITORIAL24.COM,HALMAHERA SELATAN-Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, melakukan peninjauan langsung pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Unggulan Saruma di Desa Hidayat, Kecamatan Bacan, pada Rabu (2/7/2025).

Proyek pendidikan strategis ini dibangun dengan konsep boarding school dan menelan anggaran sebesar Rp34 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Halmahera Selatan.

Dalam kunjungannya, Bupati Bassam Kasuba menegaskan bahwa pembangunan SMPN Unggulan Saruma merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah daerah untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Sekolah ini dirancang tak hanya sebagai fasilitas pendidikan biasa, tetapi sebagai simbol transformasi pendidikan di wilayah kepulauan tersebut.

“SMPN Unggulan Saruma kami bangun bukan hanya untuk menambah fasilitas pendidikan.”

“Tapi sebagai simbol lompatan besar dalam membangun generasi Halmahera Selatan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Bassam Kasuba dalam keterangannya.

Sebagai kader muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Bassam dikenal memiliki komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah terpencil dan kepulauan.

Ia menekankan pentingnya keadilan akses terhadap pendidikan berkualitas bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.

“Kami di PKS percaya bahwa pendidikan adalah jalan utama menuju keadilan sosial.”

“Melalui sekolah ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang bukan hanya membentuk kecerdasan akademik, tapi juga karakter dan spiritualitas anak-anak kita,” ungkapnya.

Konsep boarding school yang diusung dalam pembangunan SMPN Unggulan Saruma diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang intensif dan terpadu.

Menurut Bassam, pendekatan ini dirancang agar siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga dalam hal kedisiplinan, pola hidup sehat, dan pembentukan karakter.

“Anak-anak akan dididik tidak hanya lewat buku pelajaran, tapi lewat pola hidup yang teratur, disiplin, dan penuh nilai.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *