Polhukam

‎Bos Judi Online Asia Akhirnya Tersudut: Transaksi Rp 6.349 Triliun Tak Bisa Lagi Bersembunyi

457
×

‎Bos Judi Online Asia Akhirnya Tersudut: Transaksi Rp 6.349 Triliun Tak Bisa Lagi Bersembunyi

Sebarkan artikel ini

‎Ekstradisi Spektakuler yang Mengungkap Jaringan Judi Online Raksasa Asia ‎

‎Pria yang selama ini disebut-sebut sebagai “otak” jaringan judi online raksasa di Asia akhirnya diekstradisi Thailand ke China, Minggu(16/11/2025)(foto: Twitter@UnitBerita)

‎TERITORIAL24.COM,BANGKOK-Satu babak drama kriminal Asia akhirnya runtuh. Seperti dilansir dari Reuters, pria yang selama ini disebut-sebut sebagai “otak” jaringan judi online raksasa di Asia akhirnya diekstradisi Thailand ke China, Minggu(16/11/2025).

‎Jumlah uang yang diputar? Jangan kaget — lebih dari 2,7 triliun yuan, atau sekitar Rp 6.349 triliun. Angka yang membuat banyak negara serasa jadi startup kecil.

‎Tersangka yang sempat bermain petak umpet hampir dua tahun ini akhirnya tersudut setelah pengadilan banding Thailand menolak permohonan hukumnya.

‎Jalan pulang menuju Beijing pun terbuka lebar — mau tak mau, siap tak siap.

‎Menurut Reuters, pria ini tidak main-main. Ia diduga mengendalikan ratusan situs judi dari beberapa negara Asia Tenggara.

‎Myanmar ada, Kamboja ada. Semua dijalin dengan rapi seperti jaring laba-laba yang percaya diri tak akan pernah tersentuh hukum.

‎Ribuan operator disebut ikut terlibat, sementara uang mengalir begitu deras hingga harus dibagi dalam beberapa lapis kanal keuangan agar tidak terendus.

‎Namun sebesar apa pun trik yang dimainkan, hukum tetap punya cara mengejar.

‎Otoritas China kini menahan tersangka dan memulai pemeriksaan yang kabarnya akan menguliti satu per satu jejak transaksi dan kaki tangan yang tersisa.

‎Ibarat efek domino, satu jatuh, sisanya bisa menyusul.

‎Kasus ini bukan sekadar penangkapan, tetapi tamparan keras bagi sindikat judi online yang merasa Asia Tenggara adalah taman bermain mereka.

‎Ketika uang sebesar itu berpindah-pindah, pasti ada yang goyah. Dan kali ini, sang “bos besar” yang goyah duluan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *