TERITORIAL24.COM, MEDAN – Anggota DPRD Medan, Rommy Van Boy, menuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan membuka tabir pelaku lain dalam kasus korupsi bahan bakar minyak (BBM) becak pengangkut sampah di Kecamatan Medan Polonia.
Desakan itu muncul setelah Kejari menetapkan tiga tersangka, dua di antaranya sudah ditahan.
Rommy menilai praktik korupsi sulit terjadi jika hanya melibatkan camat dan kepala seksi sarana prasarana (Kasi Sarpras).
“Korupsi BBM tidak mungkin dilakukan hanya oleh dua pejabat itu. Kejari harus menelusuri dan menindak siapa pun yang terlibat,” kata Rommy, Kamis (13/11/2025).
Politikus Golkar yang duduk di Komisi IV DPRD Medan itu juga menegaskan, penegakan hukum penting sebagai peringatan bagi aparatur pemerintah agar tidak menyalahgunakan dana publik.
Ia bahkan menekankan, penyalahgunaan anggaran BBM adalah bentuk kezaliman terhadap petugas kebersihan yang bekerja di lapangan.
Meski mengapresiasi langkah cepat Kejari dalam menahan dua tersangka, Rommy menegaskan proses hukum belum selesai.
“Kami percaya masih ada pihak lain yang terlibat. Penegakan hukum harus dilanjutkan secara menyeluruh,” ujarnya.
Sebelumnya, Kejari Medan menahan dua tersangka, yakni IAS, mantan Camat Medan Polonia sekaligus pengguna anggaran, dan IRD, tenaga honorer kecamatan. Keduanya dititipkan di Rutan Medan selama 20 hari.
Sementara KAL, Kasi Sarpras sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), belum ditahan karena mangkir dari pemeriksaan. Kejari menyatakan siap melakukan jemput paksa.
Kasi Pidana Khusus Kejari Medan, Mochamad Ali Rizza, menyebut penyidikan menemukan bukti manipulasi pembelian BBM solar subsidi senilai Rp1,017 miliar dengan perkiraan kerugian negara Rp332 juta.
Indikasinya berupa laporan fiktif dan volume BBM yang tidak sesuai pemakaian. Beberapa kendaraan tercatat mengisi BBM pada hari ketika tidak beroperasi.
“Realisasi tidak akurat. Ada perbedaan signifikan antara volume yang dilaporkan dan penggunaan sebenarnya,” kata Rizza.
Kejari masih menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk pemasok BBM dan rekanan pengadaan. “Kami dalami aliran dana serta pola pertanggungjawaban anggaran,” ujarnya.












