Sumatera Utara

Kapolda Sumut Tinjau Operasi Ketupat Toba 2026 di Berastagi, Pastikan Pengamanan Arus Balik Maksimal

272
×

Kapolda Sumut Tinjau Operasi Ketupat Toba 2026 di Berastagi, Pastikan Pengamanan Arus Balik Maksimal

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, KARO — Kapolda Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Februanto, turun langsung meninjau pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 di kawasan wisata Berastagi, Rabu (26/3/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berjalan aman, tertib, dan kondusif, khususnya dalam menghadapi arus balik Lebaran.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta pola pengamanan di sejumlah titik strategis.

Fokus utama diarahkan pada jalur wisata dan lintasan yang diprediksi mengalami lonjakan volume kendaraan selama periode mudik dan libur panjang.

Kapolda juga meninjau langsung pos pengamanan dan pos pelayanan guna memastikan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Toba 2026 siap menjalankan tugas secara optimal.

Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat harus benar-benar dirasakan masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun memberikan pelayanan yang cepat dan humanis.

Kawasan Berastagi menjadi perhatian khusus dalam pengamanan Lebaran tahun ini. Selain dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara, wilayah ini memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi, terutama saat musim libur dan hari besar keagamaan.

“Kita ingin memastikan seluruh rangkaian pengamanan Hari Raya Idulfitri berjalan dengan baik. Personel harus hadir untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan, menjaga soliditas, serta mengedepankan pendekatan persuasif dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Selain pengamanan jalur dan objek wisata, Operasi Ketupat Toba 2026 juga difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi darurat lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Polda Sumatera Utara terus memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dinas perhubungan, tenaga kesehatan, Satpol PP, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan pengamanan yang terintegrasi dan efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *