Hukum & Kriminal

MTPI, GEMAN dan PPP-AD Apresiasi Gebrakan Satresnarkoba Polres Tebing Tinggi:Jangan Ada Main Mata dengan Narkoba

37
×

MTPI, GEMAN dan PPP-AD Apresiasi Gebrakan Satresnarkoba Polres Tebing Tinggi:Jangan Ada Main Mata dengan Narkoba

Sebarkan artikel ini

Gelombang penangkapan pengedar narkoba di Tebing Tinggi mendapat dukungan publik, namun elemen masyarakat mengingatkan aparat agar tetap transparan dan tidak bermain aman dalam perang melawan narkotika

TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI — Gencarnya pengungkapan kasus narkoba oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tebing Tinggi belakangan ini mulai mendapat sorotan sekaligus apresiasi dari berbagai elemen masyarakat.

Namun di balik dukungan itu, muncul pula peringatan keras agar pemberantasan narkoba tidak berhenti sebatas seremoni penangkapan.

Pembina MTPI, Ustadz Muslim Istirahat, SSQ., C.TP, menilai langkah cepat aparat dalam memburu pelaku peredaran narkoba menjadi harapan baru bagi keselamatan generasi muda di Kota Tebing Tinggi.

“Ini menjadi spirit kebaikan bagi kita semua. Keselamatan anak-anak dan generasi muda harus menjadi prioritas. Narkoba sudah sangat merusak,” tegas Ustadz Muslim kepada awak media, Kamis (21/5/2026).

Senada dengan itu, Ketua GEMAN, Azwin, mengaku mendukung penuh langkah cepat Satresnarkoba yang dinilai responsif terhadap laporan masyarakat.

“Kami mendukung tindakan cepat Satnarkoba yang bergerak merespon laporan masyarakat. Ini harus terus dijaga,” ujarnya.

Sementara Ketua PPP-AD, Zulfikar, menyampaikan dukungan keras terhadap upaya pemberantasan narkoba di Tebing Tinggi.

Bahkan, ia menyebut pihaknya siap menggalang aksi massa apabila peredaran narkoba masih dibiarkan berkembang.

“Kalau perlu kita buat aksi besar-besaran agar masyarakat turun bersama memerangi narkoba. Ini sudah menghancurkan generasi bangsa,” katanya.

Namun demikian, dukungan tersebut tidak diberikan secara “cek kosong”. Ketiga elemen masyarakat itu juga mengingatkan aparat penegak hukum agar bekerja secara maksimal, terbuka, dan tidak terlibat praktik-praktik yang mencederai kepercayaan publik.

Ustadz Muslim menegaskan bahwa masyarakat juga wajib mengawal kinerja aparat penegak hukum (APH), termasuk memastikan tidak ada praktik kongkalikong dalam penanganan kasus narkoba.

“Kita harus mengawasi kinerja Polres dan APH agar benar-benar bekerja maksimal dan transparan. Jangan ada main mata dengan narkoba. Sebab kita juga melihat ada oknum-oknum aparat yang pernah terjerat kasus serupa,” sentilnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *