Religi

Ustadz Yanda A.Md, S.Pd Kupas Empat Permata Manusia di Sergai

155
×

Ustadz Yanda A.Md, S.Pd Kupas Empat Permata Manusia di Sergai

Sebarkan artikel ini

Dalam Pengajian Ba'da Magrib di Masjid Al Amir, Ustadz Yanda Hardiyansah mengingatkan jemaah tentang pentingnya menjaga akal, agama, rasa malu, dan amal saleh dari ancaman penyakit hati

Ustadz Yanda Hardiyansah A.Md, S.Pd,. mengupas tema Empat Permata Manusia(foto Din)

TERITORIAL24.COM,SERDANG BEDAGAI –Dari Sei Bamban Ustadz Yanda Hardiyansah A.Md, S.Pd,. mengupas tema Empat Permata Manusia dalam Pengajian Ba’da Magrib di Masjid Al Amir, Dusun X, Desa Paya Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu malam,(7/6/2026).

Pengajian yang diikuti puluhan jemaah dari berbagai kalangan tersebut membahas pentingnya menjaga akal, agama, rasa malu, dan amal saleh sebagai modal utama kehidupan seorang Muslim.

“Di dalam diri manusia terdapat empat permata yang sangat mulia dan mahal harganya, yaitu akal, agama, sifat malu, dan amal saleh,” kata Ustadz Yanda di hadapan jemaah.

Menurutnya, keempat unsur tersebut harus dijaga karena menjadi fondasi keselamatan hidup di dunia maupun akhirat.

Empat Penyakit Hati yang Merusak

Dalam tausiyahnya, Ustadz Yanda menjelaskan bahwa empat permata manusia dapat rusak apabila seseorang tidak mampu mengendalikan penyakit hati.

Penyakit pertama adalah amarah atau ghadab. Sifat emosional yang berlebihan dinilai dapat menghilangkan akal sehat dan memicu berbagai tindakan yang merugikan.

Pengurus Masjid Al Amir berharap kegiatan pengajian rutin seperti ini dapat terus dilaksanakan secara istiqamah

Kedua, iri dan dengki (hasad). Sikap ini disebut dapat mengikis keimanan serta menghilangkan rasa syukur terhadap nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Ketiga, serakah (thama’). Kecintaan berlebihan terhadap urusan duniawi dapat menghilangkan rasa malu dan mendorong seseorang melakukan berbagai cara untuk mencapai keinginannya.

Keempat, ghibah atau menggunjing. Perbuatan yang sering dianggap sepele tersebut justru berpotensi menghapus pahala amal saleh yang telah dikumpulkan.

“Jika penyakit hati dibiarkan, maka akal, agama, rasa malu, dan amal saleh akan semakin melemah,” ujarnya.

Jemaah Antusias Ikuti Pengajian

Suasana pengajian berlangsung khidmat dan interaktif. Para jemaah tampak menyimak setiap materi yang disampaikan hingga acara berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *