Deli Serdang - Serdang Bedagai

Birokrasi Sergai Diingatkan Berhenti Jago Bikin Dokumen Inovasi, Mulai Jago Menyelesaikan Masalah Warga

108
×

Birokrasi Sergai Diingatkan Berhenti Jago Bikin Dokumen Inovasi, Mulai Jago Menyelesaikan Masalah Warga

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI – Kalau ada lomba membuat dokumen inovasi paling tebal di Indonesia, bisa jadi banyak kantor pemerintahan yang siap naik podium.

Proposal bertumpuk, presentasi mentereng, aplikasi baru bermunculan. Sayangnya, warga kadang tetap harus antre panjang, mengurus surat berhari-hari, atau bingung mencari layanan yang sebenarnya dibuat untuk mereka.

Nah, fenomena semacam itu tampaknya mulai disorot Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Dalam kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kapasitas Perangkat Daerah dalam Penyelenggaraan Inovasi Daerah di Aula Sultan Serdang, Sei Rampah, Selasa (23/6/2026).

Pemkab Sergai mengingatkan bahwa inovasi birokrasi jangan berhenti sebagai formalitas untuk mengejar nilai atau penghargaan semata.

Pesan itu disampaikan Bupati Sergai Darma Wijaya melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Sergai, Suwanto Nasution.

Intinya sederhana: jangan sampai inovasi cuma hidup di atas kertas.

Inovasi Bukan Sekadar Bikin Aplikasi Baru

Belakangan, kata “inovasi” memang jadi istilah yang cukup populer di kalangan birokrasi.

Hampir setiap instansi punya program unggulan, aplikasi pelayanan, atau setidaknya satu inovasi yang siap dipamerkan saat penilaian berlangsung.

Masalahnya, tidak semua inovasi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurut Suwanto, inovasi bukan hanya soal menciptakan aplikasi baru atau menyusun setumpuk dokumen administrasi.

Inovasi adalah keberanian mengubah cara kerja agar pelayanan publik menjadi lebih cepat, mudah, efisien, dan benar-benar bermanfaat.

Kalau warga masih mengeluh soal pelayanan yang lambat, sementara rak kantor penuh penghargaan inovasi, berarti ada sesuatu yang perlu dievaluasi.

“Keberhasilan inovasi bukan diukur dari banyaknya dokumen atau penghargaan yang didapat, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

 

Tantangan Makin Rumit, Cara Kerja Tak Bisa Jalan di Tempat

 

Pernyataan itu muncul bukan tanpa alasan.

Pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *