TERITORIAL24.COM,PELALAWAN – Dakwah bukan sekadar menyampaikan nasihat dari mimbar ke mimbar. Dakwah adalah gerakan yang menghidupkan hati, membangun peradaban, dan melahirkan generasi penerus yang berilmu serta berakhlak.
Spirit itulah yang mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Bedah Buku “Gelombang Dakwah di Negeri Bertuah” karya Ust. Muh. Taufik HS, S.Ag., CWC., yang digelar di Masjid Al-Muhajirin, Kabupaten Pelalawan, Ahad (2/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu dihadiri para dai, pengurus Ikatan Dai Indonesia (IKADI), pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta jamaah yang antusias mengikuti diskusi hingga selesai.
Bedah buku ini tidak hanya menjadi forum ilmiah, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman, gagasan, dan inspirasi mengenai perjalanan panjang dakwah di Kabupaten Pelalawan.
Sejak awal kegiatan, suasana penuh kehangatan sudah terasa. Sekretaris PD IKADI Pelalawan menyampaikan apresiasi kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Muhajirin yang dinilai sangat responsif dalam mendukung kegiatan dakwah.

Permohonan penggunaan masjid sebagai lokasi acara, menurutnya, langsung disetujui hanya dalam hitungan menit.
Ust. Sukamto, S.Pd., yang juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan, menilai Masjid Al-Muhajirin memiliki kedekatan emosional dengan gerakan dakwah IKADI.
Dominasi warna hijau pada bangunan masjid, menurutnya, menjadi simbol kesejukan dan semangat dakwah.
Ia berharap masjid tersebut dapat menjadi salah satu masjid binaan resmi IKADI Pelalawan.
Ketua BKM Al-Muhajirin, Kamrijal, S.H., mengaku bersyukur karena masjid yang dipimpinnya semakin hidup melalui berbagai kegiatan syiar Islam dan pembinaan umat.
Dakwah Adalah Gerakan Jiwa
Memasuki sesi utama, Ust. Muh. Taufik HS mengajak peserta memahami makna mendalam dari gelombang dakwah.












