Religi

Bedah Buku Gelombang Dakwah di Negeri Bertuah, Menguatkan Spirit Dakwah yang Menggerakkan Peradaban

36
×

Bedah Buku Gelombang Dakwah di Negeri Bertuah, Menguatkan Spirit Dakwah yang Menggerakkan Peradaban

Sebarkan artikel ini

FGD di Masjid Al-Muhajirin Pelalawan menghadirkan gagasan bahwa dakwah bukan sekadar retorika, melainkan gerakan nyata yang membangun umat, melahirkan pemimpin, dan menebarkan rahmat bagi negeri

Peserta FGD Bedah Buku Gelombang Dakwah di Negeri Bertuah karya Ust. Muh. Taufik HS berfoto bersama usai kegiatan di Masjid Al-Muhajirin, Kabupaten Pelalawan, Ahad (2/8/2026).(Foto: Istimewa)

“Gelombang dakwah bukanlah kebekuan dan bukan pula sekadar kata-kata. Dakwah adalah gerakan jiwa-jiwa dan buah manis dari amal saleh.”

Menurutnya, dakwah harus terus bergerak mengikuti kebutuhan umat tanpa kehilangan kemurnian nilai-nilai Islam.

Seorang dai dituntut hadir di tengah masyarakat, membersihkan penyimpangan, meluruskan pemahaman, serta membimbing umat menuju kehidupan yang lebih baik.

Ia menegaskan bahwa dakwah tidak boleh berhenti pada retorika. Dakwah harus melahirkan aksi nyata melalui pembinaan keluarga, masyarakat, hingga pelosok desa, sehingga tumbuh generasi yang bersih akhlaknya, kuat imannya, serta menjunjung tinggi kejujuran dan amanah. Dari gerakan inilah akan lahir masyarakat yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Kisah Istiqamah yang Menginspirasi

Suasana semakin mengharukan ketika Ibu Ros menyampaikan kesaksian hidupnya.

Perempuan berdarah Minang itu menceritakan perjalanan hijrahnya dari Medan, Bekasi, Pekanbaru, hingga akhirnya menetap di Pangkalan Kerinci.

Di kota itulah ia menemukan ketenangan dalam dakwah. Meski kini hanya mengajar empat murid di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), semangatnya tidak pernah surut.

Baginya, istiqamah dalam mendidik generasi jauh lebih penting daripada mengejar banyaknya jumlah peserta didik.

Kisah tersebut mendapat apresiasi dari seluruh peserta. Sebagai bentuk penghargaan, Ust. Muh. Taufik HS menghadiahkan buku karyanya yang telah dibubuhi tanda tangan beserta pesan khusus sebagai kenang-kenangan.

Dakwah Melahirkan Pemimpin dan Generasi Unggul

Pada sesi penutup, Ust. H. Abdullah, M.Pd., yang kini menjadi legislator Provinsi Riau dari daerah pemilihan Siak–Pelalawan, mengenang perjalanan dakwah bersama Ust. Muh. Taufik HS pada masa-masa awal.

Ia mengisahkan bagaimana dahulu mereka harus menempuh perjalanan hingga enam jam menggunakan speedboat menuju Kuala Kampar dan Teluk Meranti demi menyampaikan risalah Islam.

Menurutnya, perjuangan itu menjadi madrasah kehidupan yang membentuk karakter kepemimpinan hingga akhirnya mengantarkannya mengemban amanah sebagai wakil rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *