TERITORIAL24.COM, BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Pisowanan Ageng sebagai puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Rabu (5/8/2026).
Tradisi tahunan ini menjadi momentum memperkuat persatuan, melestarikan budaya, sekaligus memperkokoh kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Blitar, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Blitar, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat se-Kabupaten Blitar, kepala desa beserta perangkatnya, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Pisowanan Ageng merupakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah berdirinya Kabupaten Blitar.
Selain menjaga warisan budaya leluhur, tradisi ini juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang daerah sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Blitar.
“Sejarah yang kita miliki harus menjadi inspirasi untuk terus membangun Kabupaten Blitar dengan semangat gotong royong, persatuan, serta pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Rijanto.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh lapisan warga.
Karena itu, ia mengajak masyarakat terus menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam prosesi Pisowanan Ageng sebagai identitas daerah sekaligus perekat persatuan.
Sementara itu, Wakil Bupati Blitar Beky Hardihansah mengatakan Pisowanan Ageng mengandung makna bahwa seorang pemimpin harus menjadi teladan dan pelindung bagi rakyatnya. Menurutnya, tradisi warisan leluhur tersebut juga menjadi bukti kuatnya kekompakan antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Blitar.












