Advertorial

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar Hadirkan Operasi Batu Ginjal Tanpa Sayatan Besar dengan Teknologi Minimal Invasif

64
×

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar Hadirkan Operasi Batu Ginjal Tanpa Sayatan Besar dengan Teknologi Minimal Invasif

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR – RSUD Ngudi Waluyo Wlingi terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern, aman, dan berkualitas.

Salah satu layanan unggulan yang kini semakin berkembang adalah Klinik Urologi, yang menyediakan penanganan komprehensif berbagai penyakit saluran kemih dan sistem reproduksi pria, termasuk tindakan operasi batu ginjal menggunakan teknik Minimal Invasive Surgery (MIS).

Teknologi operasi minimal invasif menjadi terobosan dalam dunia urologi karena memungkinkan tindakan dilakukan tanpa sayatan besar, bahkan pada beberapa prosedur tidak meninggalkan luka operasi terbuka.

Dibandingkan metode operasi konvensional, teknik ini menawarkan berbagai keunggulan, seperti nyeri pascaoperasi yang lebih ringan, risiko komplikasi yang lebih rendah, masa rawat inap yang lebih singkat, serta proses pemulihan yang lebih cepat sehingga pasien dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Sebagai bentuk implementasi layanan tersebut, tim medis RSUD Ngudi Waluyo Wlingi berhasil menangani kasus batu ginjal kanan dengan teknik operasi minimal invasif.

Keberhasilan tindakan ini menjadi bukti nyata bahwa rumah sakit terus mengikuti perkembangan teknologi kedokteran guna memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pasien.

Layanan Klinik Urologi RSUD Ngudi Waluyo Wlingi ditangani oleh dr. Mangkubumi Putra Wijaya, Sp.U, FICS, dokter spesialis urologi yang berkompeten dalam diagnosis dan penatalaksanaan berbagai penyakit urologi.

Layanan yang diberikan meliputi penanganan batu saluran kemih, pembesaran prostat, infeksi saluran kemih, gangguan berkemih, hingga berbagai kelainan lain pada sistem saluran kemih.

Batu ginjal sendiri merupakan salah satu penyakit yang cukup sering dijumpai di masyarakat. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri hebat dan, apabila tidak ditangani secara tepat, berisiko menyebabkan infeksi, gangguan fungsi ginjal, hingga menurunkan kualitas hidup penderitanya. Oleh karena itu, pemeriksaan sejak dini dan penanganan oleh dokter spesialis sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *