Asahan - Tanjungbalai

Wakil Bupati Asahan Minta Reforma Agraria Tidak Hanya Sebatas Serimonial

28
×

Wakil Bupati Asahan Minta Reforma Agraria Tidak Hanya Sebatas Serimonial

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP saat menyampaikan sambutan diacara pembukaan rapat Gugus Tugas Reforma Agraria di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (12/08/2026).(gan).

TERITORIAL24.COM, Asahan- Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP meminta reforma agraria tidak hanya sebatas seremonial, tetapi dapat menghasilkan produk yang dapat sepakati bersama.

Permintaan itu disampaikan Rianto SH MAP ketika membuka rapat Gugus Tugas Reforma Agraria di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (12/08/2026).

“Gugus Tugas Reforma Agraria merupakan bagian dari upaya mewujudkan cita-cita reforma agraria dalam mengurangi ketimpangan pemilikan tanah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” ujarnya dalam rapat yang dihadiri – Kasdim 0208 Asahan, Kepala BPN dan pimpinan OPD Pemkab Asahan itu.

Menurutnya, pelaksanaan rapat Gugus Tugas Reforma Agraria itu merupakan simbol sinergi dan kolaborasi antara Pemkab Asahan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta seluruh pihak yang tergabung dalam Gugus Tugas Reforma Agraria.

Hal itu juga dalam rangka mewujudkan cita-cita reforma agraria dalam upaya mengurangi ketimpangan pemilikan tanah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rianto menambahkan, upaya mewujudkan penataan agraria yang berkeadilan merupakan sebuah langkah positif yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat sebesar – besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Sehingga ketimpangan yang selama ini terjadi dalam pelaksanaan reforma agrarian dapat teratasi dan mampu menghasilkan berbagai produk serta kesepakatan yang jelas dan tidak hanya sebatas serimonial.

Sementara Kepala BPN Asahan, Pangihutan Manurung dalam sambutannya di kesempatan yang sama mengungkapkan, rapat Gugus Tugas Reforma Agraria itu dilaksanakan sebagai upaya mengoordinasikan penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah agar lebih berkeadilan.

Hal itu bertujuan untuk mendukung penyelesaian sengketa dan konflik agraria sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pangihutan Manurung memaparkan, kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria Asahan dilaksanakan sejak Mei hingga November 2026. Untuk kelancaran pelaksanaannya, pihaknya meminta dukungan dan bantuan dari Pemkab Asahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *