Kota Medan

SIMPANG Permudah Akses Informasi Pangan dan Pertanian bagi Warga Medan

37
×

SIMPANG Permudah Akses Informasi Pangan dan Pertanian bagi Warga Medan

Sebarkan artikel ini

MEDAN | TERITORIAL24.COM — Masyarakat Kota Medan kini semakin mudah mendapatkan informasi seputar pangan dan pertanian melalui Sistem Informasi Manajemen Pangan (SIMPANG) yang dikembangkan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan.

 

Aplikasi tersebut menyediakan beragam informasi yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari perkembangan harga 12 komoditas pangan pokok di pasar-pasar tradisional Kota Medan hingga informasi distributor pangan.

 

Tak hanya itu, SIMPANG juga menyajikan daftar produk Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang telah memperoleh Sertifikat Pangan Aman. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui produk pangan yang aman dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

 

Selain informasi harga dan produk pangan, masyarakat juga dapat mengakses berbagai kajian terkait pangan, seperti Neraca Bahan Makanan (NBM), Pola Pangan Harapan (PPH), informasi inflasi, kalender tanam, hingga daftar daerah rawan pangan.

 

Keberadaan SIMPANG dinilai semakin penting di tengah kebutuhan masyarakat terhadap informasi pangan yang cepat, mudah diakses dan dapat menjadi rujukan dalam mengambil keputusan terkait kebutuhan pangan sehari-hari.

 

SIMPANG sendiri telah dipublikasikan sejak 2019. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi pangan, keberadaan aplikasi tersebut terus menjadi salah satu sarana informasi yang dapat dimanfaatkan warga Kota Medan.

 

Masyarakat dapat mengakses layanan SIMPANG melalui situs https://simpang.medan.go.id. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi kontak person yang tersedia pada aplikasi atau mendatangi langsung Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan di Jalan Budi Pembangunan II No. 14, Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan.

 

Dengan hadirnya SIMPANG, akses masyarakat terhadap informasi pangan dan pertanian di Kota Medan diharapkan semakin terbuka, sehingga informasi mengenai harga, ketersediaan, keamanan pangan serta kondisi pangan dapat diperoleh dengan lebih mudah.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *