Religi

Jangan Tertipu Air Mata: Al-Qur’an Ajarkan Muslim Cerdas Menerima Informasi

119
×

Jangan Tertipu Air Mata: Al-Qur’an Ajarkan Muslim Cerdas Menerima Informasi

Sebarkan artikel ini

‎Oleh: Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A. ‎

Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A., berpesan agar umat Islam cerdas menerima informasi dan mengedepankan tabayyun(Ist)

MEDAN | TERITORIAL24.COM-‎Tidak semua yang membuat hati tersentuh adalah kebenaran. Tidak semua air mata menunjukkan kejujuran. Bahkan cerita yang disampaikan dengan penuh kesedihan dan dilengkapi sesuatu yang disebut sebagai bukti tetap harus diperiksa sebelum dipercaya.

‎Al-Qur’an memberikan pelajaran yang sangat tajam tentang hal tersebut melalui kisah Nabi Yusuf ‘Alaihis Salam dalam Surah Yusuf ayat 16–18.

‎Kisah ini bukan sekadar cerita tentang kecemburuan saudara-saudara Yusuf. Di dalamnya terdapat pelajaran tentang bagaimana kebohongan dapat dikemas dengan rapi, emosi dapat digunakan untuk memengaruhi orang lain, dan sesuatu yang tampak sebagai bukti dapat digunakan untuk menguatkan cerita yang keliru.

‎Pelajaran tersebut semakin relevan di era ketika informasi bergerak begitu cepat.

Satu kabar dapat menyebar dalam hitungan detik, sementara proses memastikan kebenarannya sering kali tertinggal jauh di belakang.

‎Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

‎«وَجَاءُوا أَبَاهُمْ عِشَاءً يَبْكُونَ ۝ قَالُوا يَا أَبَانَا إِنَّا ذَهَبْنَا نَسْتَبِقُ وَتَرَكْنَا يُوسُفَ عِنْدَ مَتَاعِنَا فَأَكَلَهُ الذِّئْبُ وَمَا أَنْتَ بِمُؤْمِنٍ لَنَا وَلَوْ كُنَّا صَادِقِينَ ۝ وَجَاءُوا عَلَى قَمِيصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ ۚ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْرًا ۖ فَصَبْرٌ جَمِيلٌ ۖ وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ»

‎

‎“Mereka datang kepada ayah mereka pada malam hari sambil menangis. Mereka berkata, ‘Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu ia dimakan serigala…’ Mereka datang membawa bajunya dengan darah palsu. Ya’qub berkata, ‘Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik suatu perbuatan. Maka kesabaran yang baik itulah pilihanku. Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kalian ceritakan.’”‎(QS. Yusuf: 16–18)

‎Kebohongan Tidak Selalu Datang dengan Wajah Penipu

‎Saudara-saudara Yusuf datang kepada Ya’qub ‘Alaihis Salam pada malam hari sambil menangis.

‎Mereka membawa sebuah cerita: Yusuf disebut telah dimakan serigala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *