TERITORIAL24.COM,JAKARTA – Brand kuliner lokal Almaz Fried Chicken terus menunjukkan ekspansi agresif di industri makanan cepat saji.
Hingga Agustus 2025, jaringan restoran ini telah memiliki 141 outlet yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.
Dilansir dari Bisnis.com, manajemen Almaz Fried Chicken menargetkan penambahan 250 outlet baru hingga Februari 2026, sehingga jumlah total gerai diperkirakan mencapai 300–400 outlet dalam kurun waktu kurang dari dua tahun sejak berdiri.
“Respon pasar sangat positif. Konsumen menyukai cita rasa ayam goreng berempah khas Timur Tengah yang kami tawarkan.”
Nasi kebuli yang kami hadirkan juga autentik, sama seperti nasi kebuli asli Timur Tengah.”
”Hal ini membuat Almaz Fried Chicken cepat diterima masyarakat,” ujar founder Okta Wirawan.
Ekspansi ke Berbagai Wilayah
Ekspansi terbaru Almaz Fried Chicken mencakup kota-kota besar seperti Medan, Bandung, Tangerang, Cimahi, hingga Makassar.
Outlet-outlet baru tersebut mendapatkan sambutan hangat dari konsumen yang penasaran dengan keunikan menu ayam goreng berempah ala Arab dan sajian nasi kebuli khasnya.
Selain fokus pada pertumbuhan outlet, Almaz Fried Chicken juga menjalankan strategi kemitraan bisnis yang fleksibel.
Model franchise ini terbukti menarik banyak mitra usaha karena memberikan peluang keuntungan yang menjanjikan di tengah tingginya permintaan makanan cepat saji.
Prospek Bisnis ke Depan
Pengamat bisnis menilai, strategi Almaz Fried Chicken untuk memperluas jaringan outlet dalam waktu singkat merupakan langkah berani.
Namun dengan kombinasi inovasi produk, kualitas rasa, serta strategi pemasaran digital yang tepat, brand ini berpotensi menjadi pemain besar di industri kuliner Indonesia.
Manajemen Almaz Fried Chicken optimistis bahwa ekspansi yang terus dilakukan tidak hanya memperkuat posisinya di pasar domestik, tetapi juga membuka peluang untuk melebarkan sayap ke pasar internasional di masa depan.***












